Membaca tagline seperti diatas, mungkin anda merasa ini adalah sebuah artikel jebakan. Sama sekali tidak. Swear, begitu banyak hubungan antara puasa, dengan aktivitas yang disebut-sebut orang dengan istilah keren : es-i-o (SEO, Search Engine Optimization).
Kalau mau disebut artikel ini menyambut bulan Ramadhan, boleh juga. Semoga menjadi amal jariyah.
Amien :)
Pertama, secara etimologis (kebahasaan), puasa bermakna menahan diri.
Saya tidak membahas mengenai definisi syariah, karena bukan disini
tempatnya. Silakan bertanya pada Pak Kyai, Ajengan, Tuan Guru, dan
sebagainya. Kalau saya suruh Googling, udah terlalu basi kali ya? ;)
Kedua, substansi dari puasa adalah introspeksi dan retrospeksi. Intro,
dalam artian lebih kearah meninjau ulang kualitas diri (internal), sedangkan retro
bermakna pengulangan dan pembandingan dari data sebelumnya. Istilah
kerennya historical figures.
Nah, sudah bisa melihat hubungan antara puasa dan SEO ? OK, kalau
belum, ijinkan saya untuk memaparkan dari pengalaman dan ilmu SEO saya
yang tidak seberapa ini :
1) Ketika anda mengoptimasi sebuah situs, tahanlah diri anda dari
melakukan keyword stuffing, comment spamming, dan lain-lain aktivitas
yang sering disebut sebagai black hat, yang hanya memberi efek jangka
pendek pada situs kita. Fokuskan pada bagaimana membuat konten yang
menarik (seperti artikel ini, ehm..sorry, agak narsis dikit) dan
strategi link building yang efektif.
2) Ketika situs anda mulai terkenal, maka permintaan link exchange akan
datang setiap hari. Tahan diri anda sejenak, berikan waktu untuk
me-review situs-situs yang hendak tukar link dengan anda : kualitasnya
(Page Rank, isi situs, dll), popularitas, dll. Link Exchange yang
membabi buta dan hantam kromo hanya akan menurunkan ranking position,
atau bahkan PR (Page Rank) situs kita.
3) Secara periodik, lakukan review terhadap semua external link (link ke
situs lain dari situs kita), dan perhatikan mana yang bisa anda
teruskan, dan mana yang tidak. Hal sama juga kita lakukan untuk
internal link. Dead-link bisa memberikan efek negatif untuk situs anda,
review dan koreksi jika ada dead-link.
4) Perhatikan statistik web anda. Lihat, artikel mana dan link mana yang
mendapatkan perhatian cukup dari visitor. Hal ini menjadi arahan atas
apa yang akan anda posting nantinya. Top SEO Master (yang master
betulan) seperti Brad Callen atau Nathan Anderson, bahkan sudah bisa
memperkirakan Google trends prediction jauh-jauh hari, dan dari
prediksi itu mereka bisa merancang strategi SEO yang tepat dan kena
sasaran.
Lho, kok cuman 4, bikin 5 dong biar pas kayak Pancasila atau 5 waktu ?
Ok deh, ini yang terakhir, --cukup, atau mungkin malah--, SANGAT PENTING :
5) Tahanlah diri anda dari melakukan Ctrl+C ..trus Ctrl+V. Tahu kan ?
Duplicate content hanya akan menurunkan kualitas situs anda, dalam
jangka panjang. Latihlah kebiasaan menulis ulang, atau menyadur dari
artikel, sehingga visitor mendapatkan cara pandang anda terhadap suatu
artikel atau pembahasan lain, yang bersifat unik dan bermanfaat.
Akhirnya, selamat berpuasa bagi rekan-rekan yang menjalankan ibadah ini, tentunya sambil ber-SEO :)
Salam,
|