|
Gmail Blokir E-mail Yahoo? |
|
|
|
Gmail, penyedia layanan e-mail gratis dari Google baru-baru ini cukup membuat pusing beberapa penggunanya.
Layanan tersebut dengan tidak sengaja memblokir Yahoo Group Emails dan
membatasi e-mail masuk yang berasal dari Yahoo. Sebuah kelompok diskusi
Google melaporkan bahwa Gmail menyaring seluruh konten yang dikirim ke
layanan mail Google dan memblokir e-mail yang dikirim dengan account Yahoo.
Pengguna diketahui mulai mengeluhkan hal ini pada 17 Maret lalu. Hal
tersebut baru ditanggapi oleh Google secara resmi pada 19 Maret dengan
jawaban bahwa mereka telah bekerjasama dengan Yahoo Groups untuk
menyelesaikan masalah tersebut. Selain itu, Google juga memastikan
pengguna dapat kembali menerima pesan dari Yahoo Groups dalam account Gmail masing-masing.
Namun sayangnya, seperti dikutip detikINET dari
Softpedia.com, Rabu (21/3/2007), walau Google sudah berupaya melakukan
perbaikan, beberapa pengguna tetap mengeluh tak dapat menerima e-mail
yang berasal dari account Yahoo. Portal raksasa tersebut
kemudian menjelaskan bahwa para pekerjanya sedang bekerja dengan tim
Gmail untuk menyelesaikan masalah ini dan diperkirakan membutuhkan
waktu lebih lama dari yang diharapkan.
"Ini adalah masalah yang sulit untuk didiagnosa karena pada uji account
Gmail, beberapa dari tim kami mengalami kehilangan pesan Group,
sementara beberapa lainnya sudah bisa menerima pesan seperti biasa.
Kami menghargai jika anda menulis secara rinci masalah anda seperti
yang ada pada Groups Technical Issues dan kirimkan e-mail tentang
masalah anda ke Customer Care kami," ujar Yahoo yang diberitakan oleh
Search Engine Roundtable.
Untuk diketahui, ini bukan kali pertama Gmail bermasalah dengan
fungsinya yang kurang berjalan baik. Beberapa waktu lalu, fungsi pada
e-mail Gmail juga menghapus secara otomatis semua pesan yang tersimpan
dalam beberapa account. Saat itu, Gmail menyatakan hal tersebut disebabkan oleh bugs.
Sekalipun e-mail yang terhapus tak pernah kembali, Gmail menyatakan
masalah tersebut selesai dan pengguna dapat memakai e-mail-nya seperti
biasa
dengan lebih aman.(lni/lni
Lathiefa Nur Ilma - detikInet)
|